Showing posts with label OPU. Show all posts
Showing posts with label OPU. Show all posts

Friday, July 21, 2017

Ringkasan perjalanan IVF di Lam Wah Ee (detail - incl. biaya)

Buat yang nggak ngikutin perjalanan IVF ketiga saya di Lam Wah Ee, ini saya buatin post khusus ringkasannya...supaya lebih gampang bacanya... :)


Ringkasan Biaya :
- Konsultasi awal (sebelum mulai program bayi tabung) : RM579,60
- Program bayi tabung (dari awal s.d OPU) : RM11380,8
- Perawatan akibat OHSS (opname 1 malam) : RM816,2
- FET : RM1963,8

Total (di luar perawatan OHSS) = 13924,2 (termasuk perawatan OHSS = 14740,4)


Ringkasan Program

FRESH CYCLE
1. Senin, 9 Mei 2016 (h12), Kunjungan #0 : Konsultasi pertama dengan dr. Ng. Saya belum memutuskan untuk langsung mulai program bayi tabung di LWE, jadi tidak ambil obat apapun, hanya screening awal sesuai ketentuan RS.

Yang dilakukan : 
1. Tes AMH (hasil AMH yang saya bawa sudah lebih dari 1 tahun)
2. Screening test IVF suami istri (HIV, hepatitis dll)
3. Sperm analysis (S.A)
4. Pap Smear
5. Konsultasi & USG dengan dokter

Yang diperoleh : 
1. Hasil Tes AMH
2. Hasil S.A

Note : Kalau ingin mulai program, hubungi suster ketika mens dan akan diinformasikan kapan harus datang.

Biaya : RM 579.60 
- Fee konsultasi dokter 70
- USG 60
- Laboratorium 353
- Sperm Analysis 80
- Medical Supplies 6
- Biaya pendaftaran 10


2. Kamis, 14 Juli 2016 (h22), Kunjungan #1 : Mulai program bayi tabung

Yang dilakukan : 
1. Konsultasi & USG dengan dokter
2. Beli obat
3. Sperm analysis atas permintaan sendiri 

Yang diperoleh : 
1. Suprefact 2 vial
2. Jarum suntik 20 buah

Note : 
- Mulai suntik Suprefact 40 unit/hari setiap malam di waktu yang sama (saya pukul 9 malam), toleransi +/- 1 jam, tidak boleh berhenti
- Hubungi suster apabila sudah mens atau jarum suntik tinggal 4 buah

Biaya : RM 694
- Suprefact 479
- Fee konsultasi dokter (follow up) 50
- USG 60
- Sperm Analysis 80
- Clinical Bed Roll 1
- Jarum suntik 20
- Alcohol Swab 4


3. Kamis, 28 Juli 2016 (h7) Kunjungan #2 : Kontrol

Yang dilakukan :
1. Konsultasi & USG dengan dokter
2. Beli obat

Yang diperoleh :
1. Gonal-F 300IU 3 buah
2. Tambahan jarum suntik & alcohol swab untuk Suprefact

Note :
- Suprefact dilanjutkan dengan dosis 15 unit/hari
- Mulai suntik Gonal-F 1 Agustus, dosis 137.5IU setiap malam di waktu yang sama (saya pukul 9 malam), toleransi +/- 1 jam, tidak boleh berhenti

Biaya : RM 1177.20
- Gonal-F 1057
- Fee konsultasi dokter (follow up) 50
- USG 60
- Clinical Bed Roll 1
- Draw Sheet 2
- Jarum suntik 6
- Alcohol Swab 1.2


4. Sabtu, 6 Agustus 2016 (h16), Kunjungan #3 : Kontrol

Yang dilakukan :
1. Konsultasi & USG dengan dokter
2. Beli obat

Yang diperoleh : Gonal-F 300IU 1 buah

Note :
- Suprefact tetap dilanjutkan dengan dosis 15 unit/hari
- Gonal-F mulai malam ini diturunkan menjadi 112.5IU
- Dokter sudah menginformasikan kalau ET akan ditunda karena terlihat gejala overstimulasi (better chance if FET)

Biaya : RM 466.40
- Gonal-F 353
- Fee konsultasi dokter (follow up) 50
- USG 60
- Clinical Bed Roll 1
- Jarum suntik 2
- Alcohol Swab 0.4


5. Rabu, 10 Agustus 2016 (h20), Kunjungan #4 : Kontrol

Yang dilakukan :
1. Konsultasi & USG dengan dokter
2. Beli obat

Yang diperoleh :
1. Gonal-F 300IU 1 buah
2. Persiapan OPU :
a) 1 kotak Pregnyl 5000IU
b) 2 tablet Bisacodyl 5mg (pencahar)
c) Tabung untuk menampung sperma
d) Surat pengantar untuk cek Progesteron
e) Surat pengantar untuk suntik Pregnyl (surat ini harus dibawa suami ke IVF Center pada hari Senin pagi ketika akan mengambil sperma)
f) Surat pengantar untuk ke Admission hari Senin pagi

Note :
- Suprefact tetap dilanjutkan dengan dosis 15 unit/hari selama 3 hari, setelah itu stop
- Dosis Gonal-F untuk 3 hari ke depan adalah 100-100-75IU, setelah itu stop
- Sabtu pagi cek Progesteron ke Lab, bawa surat pengantar
- Sabtu malam jam 21.30 suntik Pregnyl, HARUS TEPAT WAKTU. Bisa suntik sendiri atau ke UGD (saya ke UGD, bawa surat pengantar, datang 30 menit sebelumnya agar ada spare waktu untuk petugas menyiapkan)
- Minggu mulai jam 00.00 puasa makan dan minum
- Senin OPU, datang ke Admission jam 7 pagi, bawa deposit RM 6.200. Suami akan setor sperma di IVF Center jam 08.30

Biaya : RM 518.70
- Gonal-F 353
- Fee konsultasi dokter (follow up) 50
- USG 60
- Clinical Bed Roll 1
- Jarum suntik 3
- Pregnyl 50.50
- Bisacodyl 1.2


6. Sabtu, 13 Agustus 2016 (h23) pagi : Tes Progesteron

Note : Hasil tidak perlu ditunggu, akan langsung dikirim ke klinik dr.Ng

Biaya : RM 36 


7. Sabtu, 13 Agustus 2016 (h23) malam : Suntik Trigger (Pregnyl)

Note : Saya suntik di A & E (UGD), lapor ke suster (tunjukkan surat pengantar), tidak perlu ambil nomor antrian. Jam 21.30 nama saya dipanggil, disuntik di dalam ruangan

Biaya : -


8. Senin, 15 Agustus 2016 (h25), Kunjungan #5 : OPU

Yang diperoleh :
1. Antibiotik Zinnat untuk 2 hari
2. 1 strip Tramadol (pain killer)

Note : Sekitar jam 2-3 sore suster datang ke kamar untuk menginformasikan jumlah telur yang didapat. Saya diminta kontrol ke dokter 2 hari lagi (Rabu). Pulang sekitar jam 5 sore.

Biaya : RM 5974.20
- Fee dokter 200
- ICSI disposables 2800
- Oocyte recovery 2420
- Embryology Lab Supplies 49
- Medical Supplies 111.7
- Nursing Care 50
- Obat 85.5
- Pulse Oximeter 15
- Biaya kamar 130
- USG 60
- Biaya pendaftaran 50


9. Rabu, 17 Agustus 2016 (h27), Kunjungan #6 : Bayar biaya Embryo Freezing dan konsul dokter

Yang dilakukan :
1. Bayar biaya Embryo Freezing ke IVF Center
2. Konsul dengan dr.Ng (gejala OHSS)

Yang diperoleh :
1. Metoclopramide (obat anti mual)
2. Upha Lyte Powder (penambah elektrolit)

Note :
- Dokter mengkonfirmasi kalau ET ditunda
- Karena gejala OHSS (dehidrasi, perut membesar, mual), dokter pesan agar banyak minum jus buah, susu kedelai, dan Upha Lyte. Boleh minum obat anti mual agar tetap bisa makan dan minum. Dianjurkan makan banyak protein.

Biaya : RM 2514.30
- Metoclopramide 2.5
- Upha Lyte Powder 11.80
- Embryo Freezing 5 tahun 2500


10. Jumat, 19 Agustus 2016 (h29), Kunjungan #7 : Ke UGD karena semakin sesak dan terasa berkunang-kunang sehabis makan malam (gejala OHSS)

Yang dilakukan :
1. Diperiksa di UGD
2. Atas petunjuk dr.Ng, masuk RS untuk diopname karena OHSS. Check out 20 Agustus siang, setelah di-visit oleh dr.Ng

Yang diperoleh : Tambahan Metoclopramide dan Upha Lyte Powder

Note : Saya minta pulang saja karena di RS benar-benar tidak bisa istirahat. Saya bilang ke dokter kalau sudah beli tiket ke Jakarta untuk tanggal 20 Agustus. Diperbolehkan untuk pulang namun dokter wanti-wanti kondisi saya masih akan bertambah buruk. Jadi kalau seandainya di Jakarta butuh pertolongan medis, pastikan dokter/RS yang menangani paham mengenai OHSS.

Biaya : RM 816.20
- Fee dokter 200
- Food/diet 30
- Laboratory 160
- Medical supplies 111.40
- Nursing care 50
- Obat 61.80
- Kamar 130
- Admission Fee 50

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

FET
1. Selasa, 28 Februari 2017 (h13), Kunjungan #1 : Mulai proses FET

Yang dilakukan :
1. Konsul & USG dengan dokter

Yang diperoleh : -

Note : Konsul kembali 2 hari dari sekarang

Biaya : RM 116
- Fee dokter 50
- Medical supplies 1
- USG 60
- Biaya registrasi 4.72


2. Kamis, 2 Maret 2017 (h15), Kunjungan #2 : Konsul

Yang dilakukan :
1. Konsul & USG dengan dokter

Yang diperoleh : -

Note : Konsul kembali 2 hari dari sekarang

Biaya : RM 66
- Medical supplies 1
- USG 60
- Biaya registrasi 4.72


3. Sabtu, 4 Maret 2017 (h17), Kunjungan #3 : Konsul

Yang dilakukan :
1. Konsul & USG dengan dokter
2. Tes ovulasi

Yang diperoleh : 1 buah tes ovulasi Clear Blue

Note :
- Tes ovulasi besok dan hasilnya difoto
- Konsul kembali 2 hari dari sekarang

Biaya : RM 61
- Medical supplies 1
- USG 60


4. Minggu, 5 Maret 2017 (h18) : Tes Ovulasi

Note : Hasil tes ovulasi negatif




5. Senin, 6 Maret 2017 (h19) Konsul

Yang dilakukan :
1. Konsul & USG dengan dokter
2. Tes ovulasi

Yang diperoleh : -

Note :
- Hasil tes ovulasi positif
- Konsul kembali besok

Biaya : RM 61
- Medical supplies 1
- USG 60




6. Selasa, 7 Maret 2017 (h20) Konsul

Yang dilakukan :
1. Konsul & USG dengan dokter

Yang diperoleh : -

Note : Hasil USG menunjukkan saya sudah ovulasi

Biaya : RM 168.20
- Clinical Bed Roll 1
- Cyclogest 400 (6 buah) 107.20
- USG 60




7. Minggu, 12 Maret 2017 (h25) : FET

Yang diperoleh :

Note : Tes b-HCG tanggal 23 Maret 2017

Biaya : RM 1491.60
- Fee dokter 50
- Embryology Lab 200
- Embryo Transfer 800
- Embryology Lab Supplies 51
- Medical Supplies 6
- Obat (Cyclogest 21 buah) 319.60
- USG 60
- Biaya registrasi 4.72

Thursday, November 3, 2016

Biaya IVF di RS Lam Wah Ee - Penang

Hai..lama juga nggak update blog ini. Di postingan kali ini, saya khusus ingin share biaya-biaya selama IVF kemarin supaya memudahkan teman-teman yang butuh informasi tersebut.

1. Biaya Konsultasi Awal
Sebelum akhirnya memutuskan IVF di Lam Wah Ee, saya konsultasi awal dulu dengan dr. Devindran Muniandy, RS Loh Guan Lye dan dr. Ng Peng Wah, RS Lam Wah Ee.

- Biaya di dr. Devindran : RM 275.60 mencakup konsultasi dokter dan USG, tidak ada pemeriksaan lab atau obat apapun (cerita lengkap di sini)



- Biaya di dr. Ng Peng Wah : RM 579 mencakup konsultasi dokter dan USG, pemeriksaan darah untuk screening IVF suami istri, dan cek sperma (cerita lengkap di sini dan di sini)



2. Biaya Program IVF di RS Lam Wah Ee : RM 11.365
Perhitungan biaya di atas adalah sejak program dimulai (di luar konsultasi awal dan screening IVF yang saya sebutkan pada nomor 1 di atas) s.d OPU, karena saya belum melakukan proses ET (embryo transfer). Tidak mencakup obat dan biaya opname akibat OHSS.

Program IVF saya menggunakan long protocol dan dosis Gonal-F saya adalah sebagai berikut : 137.5IU x 5 hari
112.5IU x 4 hari
100IU x 2 hari
75IU x 1 hari

Total Gonal-F 1412.5IU selama 12 hari.

Summary :
- Konsul dokter, USG, obat-obatan, cek darah s.d sebelum OPU : RM 2891
- OPU : RM 5974
Embryo Freezing : RM 2500 (kontrak untuk 5 tahun, apabila digunakan semua dalam waktu 1 tahun akan di-refund RM 1000)

Di bawah ini rincian biaya per kunjungan :
(1) Kunjungan I, 14 Juli 2016 : RM 694, konsul dokter dan USG, Sperm Analysis (atas permintaan sendiri), obat Suprefact 2 vial dan jarum suntik (cerita lengkap di sini)



(2) Kunjungan II, 28 Juli 2016 : RM 1177, konsul dokter dan USG, obat Gonal-F 300IU 3 vial dan jarum suntik (cerita lengkap di sini)



(3) Kunjungan III, 6 Agustus 2016 : RM 466, konsul dokter dan USG, obat Gonal-F 300IU 1 vial dan jarum suntik (cerita lengkap di sini)



(4) Kunjungan IV, 10 Agustus 2016 : RM 518, konsul dokter dan USG, obat Gonal-F 300IU 1 vial, dan jarum suntik, Pregnyl 5000IU 1 buah, 2 tablet Bisacodyl (obat pencahar) untuk OPU (cerita lengkap di sini)



(5) Cek Progesteron, 13 Agustus 2016 : RM 36

(6) OPU, 15 Agustus 2016 : RM 5974 (cerita lengkap di sini)



(7) Kunjungan V (bayar Embryo Freezing), 17 Agustus 2016 : RM 2514, Embryo Freezing RM 2500 dan obat anti mual (cerita lengkap di sini)


(8) Opname akibat OHSS 1 malam, 19-20 Agustus 2016 : RM 816 (cerita lengkap di sini)

Monday, August 15, 2016

OPU Day!!!

Today's OPU day...!

Saya sampai di Admission jam 07.40, ternyata ramai bangeeett. Saya udah anxious banget, gimana kalau saya belum dipanggil-panggil, terus telat untuk jadwal OPU-nya, huhuhuuu...pokoknya semua pikiran negatif bermunculan. Duduk nggak bisa tenang, jantung berdebar-debar. Duhhh..kenapa ya saya nggak bisa jadi orang yang lebih santai.. :D

Akhirnya jam 08.20 baru dipanggil, isi-isi data, dimintain paspor (lagi). Suami nggak bawa paspor, untung aja kita ada fotonya jadi bisa lihat nomornya. Padahal waktu daftar jadi pasien pertama kali, semua data kan sudah dicatat ya. Seharusnya saat ini saya diminta untuk deposit RM 6.200 namun karena saya sudah setor deposit sebelumnya, saya tinggal tunjukkan receipt-nya. Beres.....

Kami diantar oleh petugas ke kamar 627, ward 6B. Saat tiba di sana, sudah jam 08.30. Saya diwawancara suster seputar riwayat kesehatan dan alergi, dipasangi gelang nama, dan dikasi hospital gown untuk ganti baju. Karena sudah jam 08.30, suami sudah harus pergi ke Pusat IVF untuk setor sperma. Saya ditinggal sendirian. Aduhh deg-degan banget rasanya. Saya coba tiduran sebentar, tapi nggak betah. Akhirnya saya berdiri aja, mondar-mandir di dalam ruangan, lihat-lihat ke jendela, foto-foto. Pokoknya berdebarrr bangettttt...Kenapa berdebar? Karena saya nggak yakin nanti waktu OPU saya bakalan beneran pingsan. Berdasarkan cerita sekian banyak orang yang sudah pernah OPU di LWE, pengalamannya beda-beda. Ada yang nggak sadar sama sekali, ada yang sadar tapi nggak merasa sakit, ada yang sadar dan kesakitan. Huaaaa....Kalau IVF 1 dan 2 dulu di Jakarta, saya nggak nervous sama sekali karena saya tahu saya bakal pingsan selama OPU, hehehe. Sementara ini, dududu..kalau sadar nanti gimana....takuttt...

Jam 08.55 suster pasang jarum di tangan terus disuntikkan obat antibiotik. Ada petugas yang datang menawarkan kalau saya ingin pesan makan siang dari RS, harganya RM 30, saya bilang nggak usah, nanti suami beli di luar saja.

Jam 09.15 saya disuruh naik ke bed beroda, kemudian saya didorong ke luar. Saya kira sudah mau berangkat untuk OPU, ternyata masih parkir dulu di luar ruangan, di samping meja suster. Di situ, saya disuntik pain killer di pantat. Susternya pas mau nusuk nggak bilang-bilang, jadi asli saya kaget bangettt. Terus disuntikkan 3 spuit obat, kalau nggak salah nangkep omongan suster sih katanya antibiotik lagi. Masih nunggu...kepala mulai agak berat, tapi nggak ngantuk. Saya coba merem-merem biar ketiduran, tapi nggak bisa. Karena rasanya memang nggak ngantuk sama sekali. Saya coba cubit-cubit paha dan tangan, apa memang sudah mulai berkurang sensitivitas terhadap rasa sakit, tapi kok masih aja terasa sakit...hahaha iseng banget ya...saking parnonya....I hate waiting!!! I suck badly in it.

Kira-kira 30 menit kemudian, ini perkiraan kasar banget karena saya sudah nggak pakai jam, nggak pegang HP, dan tidak bisa lihat jam di ruangan, saya didorong ke Pusat IVF di lantai 3. Pas nyampe sana, saya cari-cari suami tapi nggak kelihatan. Saya sempet lihat orang yang sebelum saya didorong keluar, orangnya udah melek gitu, kelihatan seger. OMG!!! Yang menyambut saya di ruangan tempat OPU adalah suster Sujada. Bed saya didorong masuk, lalu pintu ditutup. Ruangannya sempit. Menegangkannn....no body says anything. Saya ditensi, lalu disuntikkan obat tidur. Saya belum sempat jatuh tertidur, dr. Ng sudah duduk di depan saya dan mulai memasang cocor bebek. Terus habis itu kayanya sih saya tertidur. Memori berikutnya yang saya ingat adalah saya merasa kesakitan karena "dikerjain" di bawah sana, mengaduh-aduh, dan suster Sujada mengelus-elus bahu saya, kalau nggak salah bilang "Sabar ya...", atau "Sebentar lagi ya...", antara itu lah..hehehe. Tapi mata saya terpejam.

Jam 11 selesai, didorong kembali ke ruangan, rasanya ngantuk beratttt. Saya tertidur lagi, bangun-bangun jam 2. Makan makanan yang dibeli suami di luar, dan minum Milo hangat dari RS.

Sambil menunggu suster datang, suami diminta menebus obat dan menyelesaikan pembayaran. Ternyata deposit yang sudah kami siapkan untuk embryo freezing dikembalikan, hehehe. Katanya nanti saja...Obat yang dikasi adalah antibiotik Zinnat untuk 2 hari dan 1 strip Tramadol (penghilang rasa sakit).

Jam 5 sore suster Sujada baru datang. Hasil OPU tadi dapat 20 telur. Rabu diminta datang untuk ketemu dr. Ng jam 2 siang. Habis itu saya sudah boleh pulang. Saya jalan ke lobby dengan tertatih-tatih karena perut bawah masih terasa sakit. Suami pesan Uber untuk mengantar ke apartemen.

Biaya : RM 5974

Saturday, August 13, 2016

Trigger Day

Hari ini Sabtu 13 Agustus, dua hari sebelum jadwal OPU di hari Senin 15 Agustus. Tugas saya pagi-pagi cek Progesteron ke laboratorium LWE. Saya mau bayar pakai deposit yang sudah saya setorkan dari kemarin-kemarin, ehhh kata kasir nggak bisa. Aneh...Jadinya saya bayar cash, biayanya RM 36. Habis ambil darah, saya bisa langsung pulang. Hasil nanti langsung dikirim ke klinik dr. Ng.

Malam jam 9 kurang saya dan suami sudah jalan ke A & E. Di sana, saya kasi surat pengantar dari suster ke petugas, katanya saya tunggu saya sampai pukul 21.25, nanti baru tunjukkan lagi surat pengantarnya. Katanya tidak perlu ambil nomor antrian.

Jam 21.25 saya kasi lagi surat pengantarnya ke petugas yang ada di meja A & E. Jam 21.30 nama saya dipanggil, lalu saya masuk ke ruangan untuk disuntik. Habis itu langsung pulang deh....

Biaya : RM 36

Thursday, August 11, 2016

Galau....

Kemarin, setelah pulang dari dokter, saya galau bangettttt. Sampai di apartemen nelpon suami dan nangis, mewek-mewek nggak jelas. Pengen suami cepet-cepet dateng. Saya kepikiran mimik muka dr. Ng yang kayanya concerned dengan kondisi overstimulasi saya, sementara telurnya masih kecil-kecil (menurut saya) dan ukurannya nggak merata. Dokter sih nggak bilang apa-apa, nggak bilang it's a bad thing, nggak bilang juga it's a good thing. Cuma saya parno aja. Takut kalau telurnya sedikit yang mencukupi ukuranya untuk diambil, takut kalau telurnya jelek, takut kalau nanti nggak ada embrio yang jadi, dan berbagai macam ketakutan lainnya yang saya juga nggak bisa jelaskan apa.

Untungnya suami sudah datang hari ini. SOOOO HAPPY!!!!

Wednesday, August 10, 2016

4th visit

Hari ini Rabu 10 Agustus, saya ketemu dr. Ng lagi. Karena agak malas, saya baru berangkat dari apartemen jam 04.55 pagi, malas aja harus jam segini ya hahaha. Dapat nomor antrian 5011. Setelah kembali ke apartemen buat bobok, siangnya lagi-lagi karena malas saya baru sampai di klinik jam 11.20, begitu sampai langsung lapor ke suster dan disuruh tunggu. Jam 11.45 baru dipanggil dan dicek status sisa obat, dikasi nomor antrian 8.

dr. Ng baru datang jam 12.45. Saya baru dipanggil jam 14.05 huhuu...Waktu USG, saya lihat muka dokter kaya gemes-gemes gimana gitu, sambil geleng-geleng dan nyengir-nyengir gajebo. Dia bilang berulang-ulang "many many eggs", "we definitely have to freeze", dan "OHSS", glekkk. Saat dia ukur-ukur telur, saya ngintip-ngintip ke layar. Kayanya banyak yang masih kecil ukurannya, 12mm, 14mm, 16mm. Rasanya belum ada yg 18mm. Dududu...galauuu...Terus dokter bilang, mungkin nggak semua telur nanti bisa diambil.

Saya masih lanjut suntik Gonal-F 3 hari lagi, dosis kembali diturunkan jadi 100-100-75 IU. Setelah selesai dan saya sudah dipersilakan keluar ruangan, saya masih nggak ngeh kapan OPU-nya. Jadi saya tanya (sambil takut-takut dijutekin :P) kapan kira-kira OPU-nya, dokter cuma lihat muka saya tapi belum sempat jawab, terus suster yang jawab "Senin". Ohh..OK...bilang dongg dok :P

Saya tebus obat lalu ke suster. Kali ini pengarahannya banyaak, sampai saya pusing sendiri, mana lupa merekam lagi. Tapi semua instruksi ada dalam bentuk tertulis, jadi kalau ada yang lupa bisa dibaca-baca kembali.

Ringkasan timeline beberapa hari ke depan seperti ini :
Rabu : Gonal 100IU + Suprefact 15
Kamis : Gonal 100IU + Suprefact 15
Jumat : Gonal 100IU + Suprefact 15
Sabtu :
- Pagi : Ke RS untuk cek hormon Progesteron, langsung ke laboratorium dengan membawa surat pengantar dari suster
- Malam : Suntik Pregnyl tepat jam 21.30, tidak boleh lewat. Karena obatnya berbentuk serbuk yang harus dicampur dulu dengan cairannya, saya agak khawatir nervous kalau harus suntik sendiri. Jadi saya putuskan untuk minta disuntikkan di UGD (Accident & Emergency). Suster pesan agar saya datang 30 menit sebelumnya agar ada waktu untuk staf UGD bersiap-siap.
Minggu : Puasa makan dan minum mulai jam 00.00
Senin : OPU day!! Saya harus datang ke bagian Admission jam 7 pagi dengan membawa deposit sebesar RM 6200. Saya akan dibawa ke ruangan, sementara suami harus datang ke Pusat IVF jam 08.30 untuk memberikan sperma.

Yang saya dapat hari ini :
- 1 buah Gonal-F pen 300IU (beserta 1 ice gel)
- 1 kotak Pregnyl 5000IU
- 2 tablet Bisacodyl (obat pencahar)
- Tabung untuk sperma
- Surat pengantar untuk cek Progesteron
- Surat pengantar untuk suntik Pregnyl (surat ini harus dibawa suami ke Pusat IVF pada hari Senin pagi ketika akan mengambil sperma)
- Surat pengantar untuk ke Admission hari Senin pagi

Biaya : RM 518