Showing posts with label embryo transfer. Show all posts
Showing posts with label embryo transfer. Show all posts

Friday, July 21, 2017

Ringkasan perjalanan IVF di Lam Wah Ee (detail - incl. biaya)

Buat yang nggak ngikutin perjalanan IVF ketiga saya di Lam Wah Ee, ini saya buatin post khusus ringkasannya...supaya lebih gampang bacanya... :)


Ringkasan Biaya :
- Konsultasi awal (sebelum mulai program bayi tabung) : RM579,60
- Program bayi tabung (dari awal s.d OPU) : RM11380,8
- Perawatan akibat OHSS (opname 1 malam) : RM816,2
- FET : RM1963,8

Total (di luar perawatan OHSS) = 13924,2 (termasuk perawatan OHSS = 14740,4)


Ringkasan Program

FRESH CYCLE
1. Senin, 9 Mei 2016 (h12), Kunjungan #0 : Konsultasi pertama dengan dr. Ng. Saya belum memutuskan untuk langsung mulai program bayi tabung di LWE, jadi tidak ambil obat apapun, hanya screening awal sesuai ketentuan RS.

Yang dilakukan : 
1. Tes AMH (hasil AMH yang saya bawa sudah lebih dari 1 tahun)
2. Screening test IVF suami istri (HIV, hepatitis dll)
3. Sperm analysis (S.A)
4. Pap Smear
5. Konsultasi & USG dengan dokter

Yang diperoleh : 
1. Hasil Tes AMH
2. Hasil S.A

Note : Kalau ingin mulai program, hubungi suster ketika mens dan akan diinformasikan kapan harus datang.

Biaya : RM 579.60 
- Fee konsultasi dokter 70
- USG 60
- Laboratorium 353
- Sperm Analysis 80
- Medical Supplies 6
- Biaya pendaftaran 10


2. Kamis, 14 Juli 2016 (h22), Kunjungan #1 : Mulai program bayi tabung

Yang dilakukan : 
1. Konsultasi & USG dengan dokter
2. Beli obat
3. Sperm analysis atas permintaan sendiri 

Yang diperoleh : 
1. Suprefact 2 vial
2. Jarum suntik 20 buah

Note : 
- Mulai suntik Suprefact 40 unit/hari setiap malam di waktu yang sama (saya pukul 9 malam), toleransi +/- 1 jam, tidak boleh berhenti
- Hubungi suster apabila sudah mens atau jarum suntik tinggal 4 buah

Biaya : RM 694
- Suprefact 479
- Fee konsultasi dokter (follow up) 50
- USG 60
- Sperm Analysis 80
- Clinical Bed Roll 1
- Jarum suntik 20
- Alcohol Swab 4


3. Kamis, 28 Juli 2016 (h7) Kunjungan #2 : Kontrol

Yang dilakukan :
1. Konsultasi & USG dengan dokter
2. Beli obat

Yang diperoleh :
1. Gonal-F 300IU 3 buah
2. Tambahan jarum suntik & alcohol swab untuk Suprefact

Note :
- Suprefact dilanjutkan dengan dosis 15 unit/hari
- Mulai suntik Gonal-F 1 Agustus, dosis 137.5IU setiap malam di waktu yang sama (saya pukul 9 malam), toleransi +/- 1 jam, tidak boleh berhenti

Biaya : RM 1177.20
- Gonal-F 1057
- Fee konsultasi dokter (follow up) 50
- USG 60
- Clinical Bed Roll 1
- Draw Sheet 2
- Jarum suntik 6
- Alcohol Swab 1.2


4. Sabtu, 6 Agustus 2016 (h16), Kunjungan #3 : Kontrol

Yang dilakukan :
1. Konsultasi & USG dengan dokter
2. Beli obat

Yang diperoleh : Gonal-F 300IU 1 buah

Note :
- Suprefact tetap dilanjutkan dengan dosis 15 unit/hari
- Gonal-F mulai malam ini diturunkan menjadi 112.5IU
- Dokter sudah menginformasikan kalau ET akan ditunda karena terlihat gejala overstimulasi (better chance if FET)

Biaya : RM 466.40
- Gonal-F 353
- Fee konsultasi dokter (follow up) 50
- USG 60
- Clinical Bed Roll 1
- Jarum suntik 2
- Alcohol Swab 0.4


5. Rabu, 10 Agustus 2016 (h20), Kunjungan #4 : Kontrol

Yang dilakukan :
1. Konsultasi & USG dengan dokter
2. Beli obat

Yang diperoleh :
1. Gonal-F 300IU 1 buah
2. Persiapan OPU :
a) 1 kotak Pregnyl 5000IU
b) 2 tablet Bisacodyl 5mg (pencahar)
c) Tabung untuk menampung sperma
d) Surat pengantar untuk cek Progesteron
e) Surat pengantar untuk suntik Pregnyl (surat ini harus dibawa suami ke IVF Center pada hari Senin pagi ketika akan mengambil sperma)
f) Surat pengantar untuk ke Admission hari Senin pagi

Note :
- Suprefact tetap dilanjutkan dengan dosis 15 unit/hari selama 3 hari, setelah itu stop
- Dosis Gonal-F untuk 3 hari ke depan adalah 100-100-75IU, setelah itu stop
- Sabtu pagi cek Progesteron ke Lab, bawa surat pengantar
- Sabtu malam jam 21.30 suntik Pregnyl, HARUS TEPAT WAKTU. Bisa suntik sendiri atau ke UGD (saya ke UGD, bawa surat pengantar, datang 30 menit sebelumnya agar ada spare waktu untuk petugas menyiapkan)
- Minggu mulai jam 00.00 puasa makan dan minum
- Senin OPU, datang ke Admission jam 7 pagi, bawa deposit RM 6.200. Suami akan setor sperma di IVF Center jam 08.30

Biaya : RM 518.70
- Gonal-F 353
- Fee konsultasi dokter (follow up) 50
- USG 60
- Clinical Bed Roll 1
- Jarum suntik 3
- Pregnyl 50.50
- Bisacodyl 1.2


6. Sabtu, 13 Agustus 2016 (h23) pagi : Tes Progesteron

Note : Hasil tidak perlu ditunggu, akan langsung dikirim ke klinik dr.Ng

Biaya : RM 36 


7. Sabtu, 13 Agustus 2016 (h23) malam : Suntik Trigger (Pregnyl)

Note : Saya suntik di A & E (UGD), lapor ke suster (tunjukkan surat pengantar), tidak perlu ambil nomor antrian. Jam 21.30 nama saya dipanggil, disuntik di dalam ruangan

Biaya : -


8. Senin, 15 Agustus 2016 (h25), Kunjungan #5 : OPU

Yang diperoleh :
1. Antibiotik Zinnat untuk 2 hari
2. 1 strip Tramadol (pain killer)

Note : Sekitar jam 2-3 sore suster datang ke kamar untuk menginformasikan jumlah telur yang didapat. Saya diminta kontrol ke dokter 2 hari lagi (Rabu). Pulang sekitar jam 5 sore.

Biaya : RM 5974.20
- Fee dokter 200
- ICSI disposables 2800
- Oocyte recovery 2420
- Embryology Lab Supplies 49
- Medical Supplies 111.7
- Nursing Care 50
- Obat 85.5
- Pulse Oximeter 15
- Biaya kamar 130
- USG 60
- Biaya pendaftaran 50


9. Rabu, 17 Agustus 2016 (h27), Kunjungan #6 : Bayar biaya Embryo Freezing dan konsul dokter

Yang dilakukan :
1. Bayar biaya Embryo Freezing ke IVF Center
2. Konsul dengan dr.Ng (gejala OHSS)

Yang diperoleh :
1. Metoclopramide (obat anti mual)
2. Upha Lyte Powder (penambah elektrolit)

Note :
- Dokter mengkonfirmasi kalau ET ditunda
- Karena gejala OHSS (dehidrasi, perut membesar, mual), dokter pesan agar banyak minum jus buah, susu kedelai, dan Upha Lyte. Boleh minum obat anti mual agar tetap bisa makan dan minum. Dianjurkan makan banyak protein.

Biaya : RM 2514.30
- Metoclopramide 2.5
- Upha Lyte Powder 11.80
- Embryo Freezing 5 tahun 2500


10. Jumat, 19 Agustus 2016 (h29), Kunjungan #7 : Ke UGD karena semakin sesak dan terasa berkunang-kunang sehabis makan malam (gejala OHSS)

Yang dilakukan :
1. Diperiksa di UGD
2. Atas petunjuk dr.Ng, masuk RS untuk diopname karena OHSS. Check out 20 Agustus siang, setelah di-visit oleh dr.Ng

Yang diperoleh : Tambahan Metoclopramide dan Upha Lyte Powder

Note : Saya minta pulang saja karena di RS benar-benar tidak bisa istirahat. Saya bilang ke dokter kalau sudah beli tiket ke Jakarta untuk tanggal 20 Agustus. Diperbolehkan untuk pulang namun dokter wanti-wanti kondisi saya masih akan bertambah buruk. Jadi kalau seandainya di Jakarta butuh pertolongan medis, pastikan dokter/RS yang menangani paham mengenai OHSS.

Biaya : RM 816.20
- Fee dokter 200
- Food/diet 30
- Laboratory 160
- Medical supplies 111.40
- Nursing care 50
- Obat 61.80
- Kamar 130
- Admission Fee 50

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

FET
1. Selasa, 28 Februari 2017 (h13), Kunjungan #1 : Mulai proses FET

Yang dilakukan :
1. Konsul & USG dengan dokter

Yang diperoleh : -

Note : Konsul kembali 2 hari dari sekarang

Biaya : RM 116
- Fee dokter 50
- Medical supplies 1
- USG 60
- Biaya registrasi 4.72


2. Kamis, 2 Maret 2017 (h15), Kunjungan #2 : Konsul

Yang dilakukan :
1. Konsul & USG dengan dokter

Yang diperoleh : -

Note : Konsul kembali 2 hari dari sekarang

Biaya : RM 66
- Medical supplies 1
- USG 60
- Biaya registrasi 4.72


3. Sabtu, 4 Maret 2017 (h17), Kunjungan #3 : Konsul

Yang dilakukan :
1. Konsul & USG dengan dokter
2. Tes ovulasi

Yang diperoleh : 1 buah tes ovulasi Clear Blue

Note :
- Tes ovulasi besok dan hasilnya difoto
- Konsul kembali 2 hari dari sekarang

Biaya : RM 61
- Medical supplies 1
- USG 60


4. Minggu, 5 Maret 2017 (h18) : Tes Ovulasi

Note : Hasil tes ovulasi negatif




5. Senin, 6 Maret 2017 (h19) Konsul

Yang dilakukan :
1. Konsul & USG dengan dokter
2. Tes ovulasi

Yang diperoleh : -

Note :
- Hasil tes ovulasi positif
- Konsul kembali besok

Biaya : RM 61
- Medical supplies 1
- USG 60




6. Selasa, 7 Maret 2017 (h20) Konsul

Yang dilakukan :
1. Konsul & USG dengan dokter

Yang diperoleh : -

Note : Hasil USG menunjukkan saya sudah ovulasi

Biaya : RM 168.20
- Clinical Bed Roll 1
- Cyclogest 400 (6 buah) 107.20
- USG 60




7. Minggu, 12 Maret 2017 (h25) : FET

Yang diperoleh :

Note : Tes b-HCG tanggal 23 Maret 2017

Biaya : RM 1491.60
- Fee dokter 50
- Embryology Lab 200
- Embryo Transfer 800
- Embryology Lab Supplies 51
- Medical Supplies 6
- Obat (Cyclogest 21 buah) 319.60
- USG 60
- Biaya registrasi 4.72

Sunday, April 30, 2017

FET...let's do this! - part 2

4th Visit, Senin, 6 Maret 2017 (h19)

Hari ini ambil nomor jam 6 pagi, karena waktu hari Sabtu dipesenin datang ke kliniknya sore saja. Jadi saya ke klinik jam 3 sore, dapet nomor 21. Saya tunjukin foto hasil tes ovulasi hari Sabtu :



Kata Suster Sujada, ini artinya sudah positif tapi masih mild. Padahal kalau saya baca di petunjuk pada brosur alat Clear Blue, kalau garis di kiri lebih tipis/samar daripada garis di kanan, artinya negatif. Berbeda dengan testpack kehamilan di mana garis samar artinya sudah positif tapi mild. Kemudian suster masuk ke ruangan dokter untuk lapor hasil tes ovulasi, tapi sepertinya dokter masih sibuk bicara dengan pasien lain jadi suster keluar lagi, saya disuruh tunggu saja, nanti dipanggil untuk ketemu dokter.

Sekitar jam 15.30 masuk ruangan dokter (sebelumnya sudah tampung urine). Hasil USG kata dokter telur yang di sebelah kiri masih ada, ukurannya 16x17 mm. Saya sempat lihat dokter ngukur ketebalan rahim 11 mm (tapi dokter nggak ngomong). Kata dokter "Bisa lah kita buat bulan ini, hanya perlu di-fine tune". Terus dokter minta lihat hasil tes ovulasi,, saya tunjukkan foto yang di bawah. Menurut dokter itu masih negatif (cocok dengan penjelasan brosur Clear Blue), Hasil yang positif itu minimal garis kiri sama tebal/gelapnya dengan garis kanan, kalau masih lebih samar berarti negatif.

Saya disuruh keluar dulu, menunggu hasil tes ovulasi dari urine hari ini. Nggak lama suster panggil saya dan menunjukkan alat Clear Blue, hasilnya garis kiri jauh lebih tebal daripada garis kanan, POSITIF!!! Besok saya disuruh konsul lagi ke dokter sekitar jam 11.

OMG masih ga percayaaa bisa ovulasi jugaaa.....!!! Sayangnya saya lupa foto huhuhu, padahal kan kenang-kenangan banget tuhhh hasil tes ovulasi positif. Baru dapet hasil tes ovulasi positif saja senengnya udah kaya dapet hasil testpack positif. I was grinning from ear to ear.. πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€

Biaya : RM 61





5th Visit, Selasa, 7 Maret 2017 (h20)

Datang jam 11 sesuai pesan suster, daftarnya di lantai 1 karena yang di bawah sudah tutup. Baru ketemu dokter jam 1 siang. Hasil USG kata dokter saya sudah ovulasi, folikel yang tadinya bentuknya bulat sekarang sudah penyok/pipih (dokter sambil nunjukin gambarnya di layar). Kata dokter bisa ET, terus dia bilang gini sambil nulis-nulis "This is the best timing, nothing to complain" . Dalam hati saya ngomong "Emang siapa yang mau complain dok" πŸ˜›.

Habis itu, dokter ngitung-ngitung jadwal ET, sekarang tanggal 7, 7 + 5 (umur embrio yang di-freeze) = 12, "Ahh, Sunday laaa....". Saya bilang "Sori ya dooook...", sambil ketawa. Si dokter cuma senyum-senyum aja, sambil geleng-geleng kepala, hihihi...

Setelah itu saya tebus obat Cyclogest yang dipakai mulai malam ini, 2x sehari setiap 12 jam, Tapi pagi hari sebelum ET tidak perlu dipakai dulu. Saya harus telpon ke IVF Center hari Sabtu jam 11 untuk menanyakan jadwal ET (jam berapa).

Biaya : RM 168.20



Telpon ke IVF Center, Sabtu, 11 Maret 2017 (h24)

Berdasarkan konfirmasi dari IVF Center, saya disuruh datang hari Minggu jam 08.30. Sebelumnya daftar dulu di bagian registrasi, nanti akan dikasi kertas hijau. Disarankan datang lebih cepat, sekitar jam 8 lewat 15-an. Dipesankan untuk minum 500 ml air sebelum berangkat ke RS.

Thursday, March 23, 2017

FET...let's do this! - part 1

Akhirnya dapet jadwal yang match!!

Bulan Februari bisa ke Penang untuk mulai proses FET natural. Sebelumnya, di bulan Desember dan Januari, tiap mens saya email Miss Low untuk nanya apakah saya bisa mulai proses FET. Ternyata di kedua bulan itu, siklus saya bentrok dengan jadwal cuti dr.Ng, jadi nggak bisa mulai..

Di bulan Februari, saya mens tanggal 16, dan seperti biasa langsung lapor suster untuk nanya jadwal. Saya disuruh ketemu dokter 27 Februari (h12), tapi saya nawar jadi 28 Februari supaya nggak perlu terbang hari Minggu. Diperbolehkan sama suster, karena memang sesuai info dari Miss Low sebelumnya, range konsul pertama untuk FET natural adalah antara h12-14.

Sebenarnya, mau perginya juga galau. Karena saya akan melakukan FET natural, artinya saya harus ovulasi. Padahal saya PCO, yang identik dengan telur nggak mau besar dan anovulasi... πŸ˜… Ditambah lagi, mens terakhir super kacau. Pertama, selama 8 hari sebelum mens saya flek (spotting). Kedua, mens-nya pun nggak normal. Tiga hari pertama mens biasa walaupun volume sangat sedikit dibanding biasa, hari ke-4 seperti sudah mau berhenti, taunya hari ke-5 deras lagiiii, dan berlanjut seperti mens normal sampai berhenti di hari ke-8. Aiiiih stres ga siiiih. Flek 8 hari, mens 8 hari. The lucky eight! Mudah-mudahan pertanda bahwa keberuntungan akan datang... πŸ˜ƒ


Oh ya, waktu saya telpon bikin janji dengan suster (karena Miss Low lagi cuti, biasanya saya selalu email), pesannya ada 2 :
1. Jangan beli tiket pulang dulu (iya lah ya..FET natural kan memang nggak tau kapan, tergantung ovulasi..)
2. 28 Februari itu hari Selasa, dokter hanya praktek 1/2 hari, jadi come early katanya..Lupa nanya jam berapa, terus kemudian email Miss Low, katanya sekitar jam 10-11 aja, no need to come very early.


1st Visit, Selasa, 28 Februari 2017 (h13)

Jam 5 pagi saya sudah antri, Selasa agak sepi karena banyak dokter tidak praktek, hanya tindakan/konsultasi berdasarkan perjanjian. Sudah capek-capek antri dari subuh, ternyata petugas pendaftaran nggak mau daftarin saya karena di kartu pasien tidak tercantum ada perjanjian. Saya disuruh tanya dulu ke suster di klinik dr.Ng nanti jam 8. Hikssss nyesek...tahu gini ngapain datang subuh-subuh.

Jam 8 naik ke klinik dr.Ng, ketemu suster Melayu yang berjilbab dan agak pendek, juteknyaaa..nggak ada senyum. Saya ceritain masalahnya, terus dia tanya tanggal berapa saya telepon, saya bilang lupa, "Memang nama saya nggak ada Sus di catatan?". Terus dia menyibak buku besar yang ada di meja, tapi nggak dibaca. Habis itu dia langsung bilang "Sekarang kamu turun lagi ke pendaftaran, minta didaftarkan". Saya bilang petugas nggak mau karena di kartu saya nggak tertulis ada jadwal perjanjian. Jawabnya "Ya sekarang kamu bilang kalau kamu sudah tanya suster dan dibilang boleh", dengan muka datar dan tentu saja tanpa senyum. Ya ya ya... πŸ˜“πŸ˜“

Saya balik lagi ke pendaftaran, ambil nomor baru lagi, nunggu lagi sekitar 30 nomor. Untung akhirnya bisa daftar.

Sampai klinik jam 12, dokter baru datang jam 1. Saya pasien kedua, tapi baru dipanggil jam 2. Sebelum ke dokter, dipanggil sama suster terus dikasi tabung untuk tampung urine.

Waktu masuk ruangan langsung USG, terus dokter nanya mens saya teratur atau nggak, saya bilang selama ini teratur, hanya bulan terakhir error, saya ceritakan ke-error-an mens terakhir. Ehh dokter bilang gini "So why you came? Suster already told you kalau reguler baru datang, blablabla (sudah lupa persisnya saking nge-blank dibilangin kenapa datang πŸ˜“)", Saya diam aja. Dalam hati sih mikir definisi reguler apa dulu nihh..lagipula sejak Desember saya tiap bulan email Miss Low nanyain bisa FET apa nggak, nggak pernah ditanyai mens saya sudah reguler atau belum. Sempet agak gondok juga sih...Untungnya habis itu kayanya dokter nyadar, "But since Ibu sudah di sini, kita follow up dulu. Ini sepertinya ada 2 kandidat telur yang tumbuh.". Dokter tunjukin telurnya, ukurannya 12x12 mm. Disuruh kembali lagi 2 hari lagi.

Mulai hari ini, tiap hari saya makan putih telur minimal 3, kalau kuat lebih. Dan jalan kaki minimal 30 menit setiap hari, seringnya keliling di area parkir apartemen saja, pernah juga ke taman Bukit Dumbar (ini tamannya keren lho untuk olahraga, kalau lagi nggak mau program saya pasti happy banget lari di sini, cek Googlemap untuk lokasi persisnya.).

Biaya : RM 116




2st Visit, Kamis, 2 Maret 2017 (h15)

Hari ini daftar jam 7 pagi saja, soalnya lagi pilek dan sedikit meriang akibat full-day jalan-jalan hari Selasa sepulang dari dokter. Datang ke klinik habis makan siang, sekitar pukul 12.30, dikasi nomor 18. Saya kira bakal disuruh datang lagi nanti sore, ternyata kata suster tunggu aja sebentar. Nunggu 30 menit terus dipanggil, sebelumnya disuruh tampung urine.

Waktu USG, dokter nanyain soal mens (lagi). Katanya siklus selalu mundur nggak? Saya bilang kadang-kadang mundur, tapi yang terakhir maju, jadi 26 hari (biasanya 28-31 hari). Dokter bilang kalau maju kemungkinan siklus ini kurang bagus, tapi tidak apa-apa, nanti kita bisa ganti cara dengan pakai obat.

Hasil USG ternyata telur yang kemarin dokter lihat di kiri tidak membesar, justru di kanan ada yang ukurannya 11 mm (kecil yaa...hikssss...). Dokter bilang Sabtu nanti dicek lagi, baru diputuskan.

Biaya : RM 66




3rd Visit, Sabtu, 4 Maret 2017 (h17)

Hari ini yang ambil nomor suami, jam 07.30, Datang ke klinik jam 1 kurang, dikasi nomor 15. Baru dipanggil sekitar jam 14.30, sebelumnya sudah setor urine as usual. Kata dokter telur yang membesar ada 3, ukurannya 13x17 mm, 13x15 mm, yang satunya lupa πŸ˜€. Kemungkinan telurnya bisa membesar, jadi bisa ET, hanya mungkin agak delay. Terus saya disuruh keluar dulu, menunggu hasil tes ovulasi (LH) dari urine yang tadi sudah saya setor. Sementara, disuruh menyelesaikan pembayaran dulu. Daaan antrinya 1 jam 10 menit aja loh!!! Setelah akhirnya selesai bayar, saya lapor ke suster. Ternyata hasil LH masih negatif, artinya saya belum ada tanda-tanda akan ovulasi. Jadi saya dibawain alat tes ovulasi Clear Blue untuk melakukan tes sendiri di rumah hari Minggu jam 3 sore, hasilnya disuruh foto dan kontrol lagi ke dokter hari Senin.

Biaya : RM 61




Tes Ovulasi, Minggu, 5 Maret 2017 (h18)

Saya tes ovulasi jam 15.30 setelah nahan pipis 4 jam (sesuai instruksi di brosur Clear Blue dan hasil browsing di Internet, tujuannya supaya hormon LH di urine terkonsentrasi). Hasilnya negatif.... πŸ˜ͺ Galauuuu...sebagian hati saya dari awal memang nggak yakin saya bisa ovulasi, mengingat saya PCO, dan selama ini kayanya jarang deh waktu USG di masa subur ada telur yang besar. Dulu waktu awal-awal nikah, saya pernah beli Ovutest yang pakai teropong itu lho..yang ngecek pola di air liur. Itu hasilnya ga pernah positif! Sampai akhirnya alat itu saya lempar ke lantai saking kesalnya... 😝Setengah hati saya berharap bisa ovulasi, tapi setengah lagi berharap pakai protokol medicated saja, biar "pasti", because I didn't trust my body enough to do the job. Jadi waktu itu saya dan suami sudah siap-siap kalau disuruh pulang dulu dan kembali lagi bulan berikutnya dengan menggunakan protokol medicated.

...to be continued.......